Natasya

Natasya bukan seorang yang biasa. Kerna lahirnya bergelumang dengan semut dan lipas. Bergelut dalam lumpur dan bernafas dengan debu. Haiwan kegemarannya bukanlah si kucing parsi atau tikus Belanda berekor kontot. Tetapi musang legam yang dibenci ramai.

Dialah, mangsa kepada sebuah cinta. Kerna telah termakan ia akan kotaan janji. Dia masuk ke dunia atas paksaan nafsu. Nafsu yang ditermeterai saat malam merdeka atau malam tahun baru. Atau malam menonton midnight wayang gambar.

This entry was posted on Thursday, July 1st, 2010 at 6:04 pm and is filed under Catatan Harian. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

One Response to “Natasya”

amirul hamudin July 5th, 2010 at 7:53 pm

awal bunyinya macam puisi patricia takemoto. :D

Leave a Reply